Jakarta – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas sukses berpartisipasi dalam pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT 2026, yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 4–8 Februari 2026. Keikutsertaan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan kriya khas Sambas ke panggung nasional sekaligus internasional.


Partisipasi Dekranasda Kabupaten Sambas dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd, M.A.P, bersama jajaran pengurus. Kehadiran Dekranasda Sambas dalam ajang prestisius ini mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung perajin lokal serta mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya daerah.
INACRAFT dikenal sebagai pameran kerajinan berskala nasional dan internasional yang menjadi etalase utama produk kriya Nusantara. Pameran ini tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga menarik minat pengunjung dan buyer mancanegara dari sejumlah negara, seperti Jepang, Uzbekistan, Amerika Serikat, Ukraina, Kanada, Laos, serta negara lainnya. Kondisi ini menjadikan INACRAFT sebagai panggung strategis untuk memperluas promosi dan membuka peluang pasar global bagi produk kerajinan daerah.
Pada INACRAFT 2026, Dekranasda Kabupaten Sambas menempati Assembly Hall No. 77, Paviliun Kalimantan Barat, dan menampilkan berbagai produk unggulan khas Sambas. Produk yang dipamerkan meliputi Tenun Cual Sambas, Tenun Songket Sambas, serta kerajinan anyaman pandan, rotan, dan bambu. Seluruh karya tersebut menampilkan keindahan seni, ketelitian pengerjaan, serta nilai filosofi dan kearifan lokal yang kuat.
Stan Dekranasda Kabupaten Sambas mendapat perhatian pengunjung karena keunikan motif, kualitas bahan, dan karakter budaya Melayu Sambas yang khas. Tenun Cual dan Songket Sambas dikenal memiliki motif bernilai historis dengan pewarna alami, sementara kerajinan anyaman mencerminkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan bahan alam secara berkelanjutan.
Keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai sarana membangun jejaring, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing perajin dan pelaku UMKM Kabupaten Sambas. Interaksi dengan pengunjung dan pelaku usaha dari dalam dan luar negeri membuka peluang kerja sama serta pengembangan produk ke arah pasar ekspor.
Melalui partisipasi pada pameran berskala internasional ini, Dekranasda Kabupaten Sambas menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan budaya lokal, meningkatkan kualitas produk kriya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. Diharapkan, kerajinan khas Sambas semakin dikenal, dibanggakan, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional sebagai produk bernilai budaya tinggi dan berkualitas.